Tempat untuk para pencari referensi tugas sekolah, tips dan trick komputer, blog, kumpulan soal, dan ebook
Penghitung Luas Segitiga (kode PHP)
Ini ada sedikit contoh membuat program penghitung luas segitiga dengan php. Ikuti langkah2nya jo!!!
1) komputer kamu harus sudah terinstall XAMPP atau PHP
2) buat file php baru di notepad (usahakan menggunakan notepad++)
3) masukkan kode ini:
10 Penyakit Mental Manusia...
(by Phillips- Benjamin Disraeli)
(waktu mbaca kayaknya bagus untuk di-share...dibaca ya syukur, ngga dibaca ya bagus menghiasi inbox) hehe....
1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika,
kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah : Siapa nih yang nyantet ?
Selalu "siapa" Bukan "apa" penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu "apa" sebabnya, bukan "siapa". Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas.
Kekanak-kanakan. Kenapa ? Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh," Adik tuh yang salah", atau " mbak tuh yang salah". Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu.
Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu. (naa...ni jd serba salah juga TP bukan berarti lebih baek nyalahin diri sndiri loh, self control sulit bgt ...hiks33....)
(waktu mbaca kayaknya bagus untuk di-share...dibaca ya syukur, ngga dibaca ya bagus menghiasi inbox) hehe....
1. MENYALAHKAN ORANG LAIN Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika,
kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah : Siapa nih yang nyantet ?
Selalu "siapa" Bukan "apa" penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu "apa" sebabnya, bukan "siapa". Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas.
Kekanak-kanakan. Kenapa ? Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh," Adik tuh yang salah", atau " mbak tuh yang salah". Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu.
Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu. (naa...ni jd serba salah juga TP bukan berarti lebih baek nyalahin diri sndiri loh, self control sulit bgt ...hiks33....)
Gerak Harmonik (contoh soal dan pembahasan)
A. Persamaan Gerak Harmonik
1. Periode dan Frekuensi
· Periode adalah waktu yg diperlukan untuk melakukan satu kali gerak bolak-balik.
· Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan dalam waktu 1 detik.
· Persamaan periode dan frekuensi
Ket :
f = frekuensi (Hz)
T = periode (s)
Momentum Sudut Benda Tegar (contoh soal dan pembahasan)
A.
Momen
Inersia
Untuk benda berpartikel momen inersia dinyatakan dengan rumus:
Dimana I = momen inersia (kg.m2)
m = massa
partikel (kg)
r = jarak
pertikel tegak lurus dari sumbu rotasi (m)
Jika terdapat banyak partikel bergerak berputar, maka momen
inersia merupakan jumlah dari seluruh partikel dan dinyatakan dengan rumus:
Dimana ∑I = jumlah momen inersia sistem (kg.m2)
m = massa
partikel (kg)
r = jarak pertikel tegak lurus dari sumbu
rotasi (m)
B.
Dalil
Sumbu Sejajar
Untuk benda tegar
bermassa m yang berotasi
terhadap sumbu putar sembarang yang berjarak h dari sumbu sejajar yang
melalui titik pusat massanya (Ipm diketahui), momen inersia benda
dapat ditentukan dengan menggunakan:
MOMENTUM LINEAR DAN TUMBUKAN (contoh soal dan pembahasan)
MOMENTUM LINEAR DAN TUMBUKAN
1. MOMENTUM LINEAR
Momentum sebuah partikel adalah sebuah vektor P yang didefinisikan sebagai perkalian antara massa partikel m dengan kecepatannya, v, yaitu:
P= mv
Isac Newton dalam Principia menyebut hukum gerak yang kedua dalam bahasa momentum yang ia sebut sebagai ”kuantitas gerak”. Dalam istilah modern, hukum kedua Newton berbunyi: ”Perubahan momentum (kuantitas gerak) benda tiap satuan waktu sebanding dengan gaya resultan yang bekerja pada benda dan berarah sama dengan gaya tersebut.” Secara matematis pernyataan ini dituliskan:
Langganan:
Postingan (Atom)